Imbas Corona Terhadap Jepang

Imbas Corona Terhadap Jepang

Imbas Corona Terhadap Jepang – Virus yang mulai menakutkan pada akhir 2019 ini rupanya belum selesai hingga saat ini. Tak Wuhan saja yang merasakan imbas dari virus ini namun dunia juga merasakan hal yang sama.

Imbas Corona Terhadap Jepang

Jepang juga masuk dalam deretan negara yang tak lepas dari covid-19 ini. Hal ini karena bukan hanya Jepang telah terpapar oleh virus ini, namun juga karena banyak maskapai yang menolak untuk membawa penumpang yang telah terpapar virus ini.

Melihat sekilas di belakang mengapa hal ini bisa terjadi yakni kasus corona yang menimpa kapal pesiar mewah bernama princess diamond yang mana mengangkut lebih dari 1000 orang penumpang dan termasuk juga awak kabin.

Dari karantina yang di lakukan kini setidak nya sudah ada 700 lebih orang yang terjangkit virus ini. Akibatnya banyak maskapai yang menolak untuk memulangkan para penumpang kembali ke negara asalnya. 

Yang paling banyak yakni menolak memulangkan warga negara Hongkong yang ada di kapal mewah tersebut.

Meskipun otoritas Hongkong sendiri telah memerintahkan untuk melakukan penjemputan, namun banyak maskapai Hongkong yang masih enggan untuk melakukan nya mengingat sekarang virus tersebut sudah bisa bermutasi.

Mereka tak ingin mengambil resiko yang bisa menyebabkan virus ini kembali muncul di kota Hongkong sendiri apalagi baru ada warga Hongkong yang ada dalam kapal tersebut sudah positif terkena poker online terbesar Indonesia.

Tercatat ada 72 orang warga Hongkong yang terjangkit virus ini setelah di lakukan karantina yang cukup lumayan nama. Namun saat ini otoritas Hongkong masih berupaya memulangkan mereka agar segera bisa di karantina.

Meskipun dalam pernyataannya sendiri bahwa beberapa pasien tersebut telah di nyatakan sembuh, namun angkutan darat juga enggan untuk membawa mereka ke bandara karena takut terpapar juga.

Namun 4 dari warga Hongkong yang telah di nyatakan sembuh memilih pulang dengan cara sendiri dan beberapa lagi menunggu cara pemerintah memulangkan mereka.

Meskipun sudah dinyatakan sembuh, namun pemerintah tetap menghimbau kepada mereka untuk terus cek kondisi kesehatan di rumah sakit atau di tempat cek kesehatan untuk mencegah virus tersebut bermutasi.

Dari 93 kasus yang ada, ternyata ada 2 orang yang telah di nyatakan meninggal karena virus ini.

Tapi tak hanya Hongkong saja yang merasa kesulitan membawa pulang kembali warganya, karena banyak juga negara lain yang maskapainya enggan untuk memulangkan mereka.

Hingga kini memang belum ada sama sekali antivirus yang pasti bisa melawan virus ini. Namun sebelumnya China telah mengklaim bahwa virus ini akan selesai hingga akhir maret.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *